Friday, March 12, 2010

invers matrik reduksi baris dengan MATLAB

Contoh program sederhana invers matrik dengan metode reduksi baris ecelon menggunakan MATLAB,

Program ini akan melakukan reduksi baris yang meliputi: Pertukaran baris atau pertukaran vector bila anda lebih suka menyebut matrik barisnya sebagai vector. Ini berujuan untuk mendapatkan vector pertama leading 1 . operasi pengurangan atau penjumahan antar vector yang intinya untuk menghasilkan sebuah matrik Identitas dari matrik asal yang Anda inputkan.

sebuah matrik identitas dibangkitkan, sebagai ganti dari bentuk augmented dari matrik input. Dan dilakukan operasi yang sama persis dengan matrik inputan untuk vector-vektor yang bersesuaian. Pada ahir iterasi, yaitu saat matrik awal menjadi identitas, maka matrik hasil adalah invers dari matrik awal yang kita inputkan. Ini bias kita cek dengan code ‘inv(nama matrik)’ pada command window MATLAB.

Program ini masih sangat sederhana kemampuannya. Karena dia tidak bisa mengidentifikasi matrik yang berisi vector-vektor nonlinearly independent. Seperti kita tahu sebuah matrik agar mempunyai invers maka harus berisi vector-vektor yg tak bisa dinyatakan dengan vector lainnya dalam matrik tersebut dengan perbandingan bilangan bulat,’integer’, atau yang biasa disebut dengan vector linearly independent. Karena itu program ini akan terus nylonong saja kalo kita beri makanan vector-vector yang diantaranya bukan linearly independent.

Selain itu, skrip-nya juga bisa diperpendek jika Anda tahu lebih banyak bahasa pemrograman MATLAB. Setidaknya, sebagai bahan latihan untuk memahami algoritmanya.

berikut kodenya:

clear all;

clc;

disp('program invers matrik menggunakan reduksi baris')

disp('oleh Nadzor')

awal=input('masukkan matrik :"[....]" ');

s=size(awal);

hasil=eye(s);

disp('matrik yang Anda Masukkan adalah berikut:')

awal

for h=1:s

d=awal(1,:);

p=hasil(1,:);

if awal(1,1)==0

awal(1,:)=awal(h+1,:);

awal(h+1,:)=d;

hasil(1,:)=hasil(h+1,:);

hasil(h+1,:)=p;

disp('terjadi penukaran baris')

else

awal=awal;

end;

end;

for k=1:s

f=awal(k,k);

a=1/f*[awal(k,:)];

b=1/f*[hasil(k,:)];

for n=1:s

if n~=k

g=awal(n,k);

awal(n,:)=[awal(n,:)]-a.*awal(n,k);

hasil(n,:)=[hasil(n,:)]-[b.*g];

else

awal(n,:)=a;

hasil(n,:)=b;

end;

end;

awal

hasil

end;

Monday, November 2, 2009

es yg lebih berat dari air



Film fiksi ilmiah memang sebuah hiburan yang sangat khas bagi saya. Hehe, maklum sejak kecil senang dengan sains, hingga saat ini yang paling saya cari di rental DVD mungkin hanyalah film yang berhubungan dengan sains, thriller, dan itu saja…

Wednesday, September 2, 2009

budaya ilmiah

Wah ternyata g semudah itu membangun budaya ilmiah bahkan pada diri sendiri...
hanya bermodal hobi sains dan riset tak cukup untuk itu.
seorang takkan mampu bekerja sendirian dalam bidang ini, maka diperlukan sebuah tim..Sayangnya, bagi beberapa orang yg belum terbiasa dengan kerja tim, hal ini bisa jadi masalah tersendiri. Banyak teman saya yg sangat hobi terhadap riset, kita sering ngobrol ringan tentang riset2 sederhana. hanya saja, mereka agak susah bersosialisasi, ahirnya, berbagai rencana untuk ikut even2 ilmiah hanya menjadi mimpi hingga Deadline di depan mata.

Dari dulu semua juga sudah tahu perbedaan antara bangsa kita dengan bangsa "maju" hanyalah berkutat seputar budaya kerja keras, kerja tim, etos kerja, dan segala macam soft skill yg berkaitan dg hal itu. Atau, setidaknya itulah yg selalu diteriakkan oleh para motivator. Penting, ternyata memang demikian dan tak mudah...

Menurut Anda, bagaimana budaya ini harus dibangun???



and anyone who thinks that it would be easier for them to change when they grew up is totally wrong. the more aged someone the more busy he is, the less time he has for himself.
Just start everything now. before they're all gone from our eyes.

Friday, May 15, 2009

What am I going to write?

i'm just an undergraduate student, now it started to get hard... where am i gonna go..?
last Tuesday, i joined open talk on "are U sure with ur major in electrical eng.?"..

its funny. i like control system but the math is so still so hard to break. I couldnt easily decide where to go... Electronics? kinda like it. but i dont really like the circuits. ah.. just let it all flow, i think someday i'm gonna make it.

today i got an article on "next propulsion system". one of them is ion engine.. yes, ion thruster. finally i got electronic on the nozzle.. those chemical propellants, hopefully, wont be the biggest problem anymore.it seems that physics is gonna be badly involved again.

so.. welcome to the nozzle where U'll never find any solid propellant of chemical...

ladies and gentlemen, lets learn the ion engine...